Cilegon, Progresnews.com – Dibuat heboh dengan penemuan koper yang diduga berisi bom, di trotoar jalan sekitar Gedung Serba Guna Komplek PLTU Suralaya, Kota Cilegon ternyata hanya berisi pakaian. Hal tersebut diketahui setelah petugas Penjinak Bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Banten membuka koper malam tadi .
Selain menemukan pakaian, petugas juga menemukan beberapa dokumen pribadi seperti buku rekening bank atas nama Dentobert Nahampun. “Isinya baju-baju dan pakaian,” kata Dansat Brimobda Banten, Kombes Gatot Mangkurat, Senin (6/3).
Sebelumnya, koper mencurigakan tersebut telah diperiksa menggunakan sinar X oleh petugas. Namun petugas tidak dapat melihat secara jelas isi koper. AKhirnya, Tim Gegana memutuskan untuk membawa koper tersebut ke Markas Komando Brimob Polda Banten di Kota Serang dan dibuka dengan cara manual.
“Mengenai pemilik koper, kita serahkan ke pihak Polsek setempat. Kita hanya sebatas memastikan isi koper saja,” tuturnya
Penemuan koper diduga berisi bom di sekitar Gedung Serbaguna PLTU Suralaya, Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, membuat gempar warga sekitar.
Berdasarkan data kronologis dari pihak kepolisian, Minggu (5/3), pertama kali koper tersebut ditemukan pukul 19.00 WIB oleh seorang sopir angkot bernama Sanuri yang melihat koper berwarna hitam tergeletak di atas trotoar jalan depan Gedung Serbaguna PLTU Suralaya.
Setelah itu Sanuri mencurigai barang tersebut berisikan bom selanjutnya melaporkan kepada piket jaga Polair atas temuan tersebut. Dan ditindaklanjut Polair dengan berkoordinasi ke Polsek Pulomerak serta dilakukan langkah-langkah pencegahan dengan menutup akses jalan, sterilisasi, dan pengalihan arus lalulintas.
Sekira pukul 21.30 WIB Tim Gegana Sat Brimob Polda Banten yang dipimpin langsung oleh Kaden Gegana Sat Brimob Polda Banten AKBP Indrayanitra serta Kanit Jibom Gegana Sat Brimob Polda Banten AKP Arifin dengan membawa 1 regu Tim sebanyak 12 personel Gegana Sat Brimob Polda Banten, mendatangi lokasi.
Kemudian, team Gegana Sat Brimob Polda Banten melakukan tembakan X-Ray guna mengetahui apakah ada bahan peledak dalam koper tersebut, namun ternyata isi dalam koper tersebut idak bisa dilihat melalui sinar X.
“Sudah (dilakukan diperiksa X-Ray), kurang terlihat. Jadi akan dibuka di Makobrimob. Sedang diamankan oleh Gegana, nanti saya infokan isinya,” kata Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Kapolda Banten. (Red)

