Krakatau Bandar Samudera dan Simbol Kebanggan Warga Banten

Cilegon, Progresnews.com -- Dalam lingkaran bisnis PT. Krakatau Steel (KS), PT. Krakatau Bandar Samudera (KBS) merupakan salah satu anak perusahaan KS yang memiliki prestasi yang membanggakan. Hal ini terbukti dari peluang serta potensi yang dimiliki KBS, mampu memberikan sumbangsih keuntungan yang signifikan bagi KS, sebagai perusahaan induknya .

Perubahan serta pembenahan di internal terlihat dalam banyak pembangunan fisik, dari mulai perwajahan sejak dari gerbang depan pintu masuk perusahaan, pos pintu masuk, tata letak perwajahan kantor utama, hingga peningkatan sarana prasarana dalam menunjang banyak pelayanan.

Tidak hanya pada sektor pembangunan fisik yang menunjukan kearah perbaikan, namun soal pemberdayaan dan pengembangan masyarakat menjadi salah satu konsentrasi KBS dalam upaya membangun SDM lokal yang memiliki kualitas.

Keberpihakan semacam inilah yang kemudian membentuk rasa kebanggaan serta rasa memiliki yang tinggi oleh masyarakat. Dalam banyak kesempatan soal keberpihakan inipun terasa hadir ketika misalnya harus menunjukan ketagasannya dalam memberikan peluang usaha kepada pengusaha lokal, yang juga secara tidak langsung merupakan bentuk pembinaan dari KBS kepada pengusaha lokal.

Kebersamaan dan keharmonisan antara masyarakat, industri dan pemerintah inilah yang mesti dapat terus dilestarikan, sebagai bentuk ekspresi gotong royong. Bahwa setiap fihak tetap berada dalam porsinya, namun dalam satu tujuan yang sama, yakni soal keberpihakan kepada masyarakat.

Kondisi ini jarang dimiliki oleh banyak industri. Bahkan tidak jarang industri memberikan sekatnya yang paling tinggi dalam mensinergikan tiga kelompok masyarakat tersebut. Sementara KBS dengan pimpinannya dibawah Tonno Sapoetro, kemudian menghilangkan sekat-sekat tersebut, dan justru mengkonversikan hubungan baik tersebut menjadi nilai positif bagi perusahaan.

Sehingga dalam satu kasus yang pernah muncul ketika KBS dilirik oleh Pelindo, tentu saja karena potensi serta kemenawanan managerialnya dan muncul kabar bahwa perusahaan induk KBS yakni KS akan menjualnya, banyak terjadi muncul penolakan dari elemen masyarakat agar KS mengurungkan untuk menjualnya.

Bahkan lebih jauh, beberapa element masyarakat Banten yang memahami akan makna strategis dan potensi bisnisnya yang menguntungkan, kemudian muncul solideritas masyarakat Banten untuk bersatupadu secara bersama-sama untuk urun rembug agar bisa membeli saham KBS.

Penulis adalah Direktur Eksekutif Rumah Peradaban Banten, Huluful Fahmi.

TAG ekonomi
Terpopuler