Lebak, Progresnews.com – Mari Tata Pasar adalah salah satu program yang gencar disosialisasikan oleh Calon Wakil Gubernur Banten Andiak Hazrumy. Ajakan ini ditujukan kepada kepala daerah di wilayah Provinsi Banten dan sekaligus kepada warga pasar di masing-masing daerah.

“Mari tata pasar adalah gerakan kesadaran agar pasar kita, yang ada di provinsi Banten menjadi bersih, nyaman dan manusiawi,” ujar Andika saat berkunjung ke pasar tradisional Malingping, Kamis (10/11) kemarin.

Pasar Tradisionals ebagai jantung perekonomian masyarakat menengah kebawah kata Andika, kondisi sangat kumuh, becek, kotor serta jauh dari kenyamanan. Oleh karena itu menurutnya, untuk menata pasar yang lebih baik merupakan tugas bersama, baik kepala daerah atau bupati/walikota, para pedagang dan pengunjung pasar, serta dibantu oleh pemerintah provinsi.

“Kita mulai dari gerakan penyadaran mari tata pasar. Selanjutnya merevitalisasi, merehabilitasi, dan membenahi akses jalan yang baik, dan yang paling terpenting membenahi kantung parkir dengan sistem keamanan dan yang memberikan kenyamanan,” katanya.

Menurutnya, pasar tradisional di Indonesia termasuk Banten belum memberikan rasa aman dan rasa nyaman bagi konsumen yang datang berbelanja ke situ. Pasar tradisional masih identik dengan kesemrawutan atau ketidakteraturan, becek, bau tidak sedap atau biang kemacetan dan lainnya yang bermakna konotatif.

“Maka sesuatu yang identik ini yang mesti kita rubah dan kikis. Menuju pasar yang lebih baik, beradab, aman dan nyaman,” tandasnya. (Baca Juga : Kunjungan Ke Pandeglang, Andika Disambut Haru Masyarakat)

Sementara salah satu pedagang ikan di pasar Malimping, Maryasova meminta Andika untuk membenahi jalan yang rusak dan becek di lingkungan pasar. (Baca Juga : Tingkatkan Agrowisata Banten, Andika Dengarkan Keluhan Pengunjung Kampung Domba)

“Ya sebenarnya sih memang tidak betah becek, tapi mau bagaimana lahi kondisinya memang begini. Makanya kalau Andika jadi nanti, bagusin dong pasar di sini,” pinta Maryasova. (Red)