Optimaslisasi Keamanan, Wahidin Halim Ingin 2 Polres Gabung Di Polda Banten

Serang, Progresnews.com -- Gubernur Banten Wahidin Halim berharap dua Polres yang masih masuk dengan Polda Metro Jaya dapat bergabung menjadi satu kesatuan di wilayah hukum Polda Banten. Hal itu dimaksudkan untuk mengoptimalisasikan keamanan di provinsi Banten.

Adapun dua Polres yang belum bergabung yakni Polres Metro Tangerang Kota dan Polres Tangerang Selatan, "Kami berharap Polda Banten tidak lagi ada Polres yang ke Polda metro jaya, tapi menjadi satu kesatuan di bawah Polda Banten," kata Wahidin saat menghadiri rangkaian HUT Bhayangkara ke 71 di Mapolda Banten, Rabu (5/7) kemarin.

Meskipun begitu, Gubernur yang akrab disapa WH, menyerahkan proses penyatuan kedua Polres tersebut kepada Kapolri Jendral Tito Karnavian. Sebab, kewenangannya berada di Polri.

"Kita tunggu saja, Kapolri akan menilai mekanisme kerja, sistemnya di bangun seperti apa, apa pun keputusannya Kapolri kita dukung," ujar WH.

Sebelumnya, Polresta Tangerang sudah resmi masuk wilayah hukum Polda Banten. Ada 10 polsek di bawah naungan Polresta Tangerang antara lain Polsek Balaraja (meliputi Kecamatan Balaraja dan Kecamatan Sukamulya), Polsek Cikupa, Polsek Tiga Raksa (meliputi Kecamatan Tiga Raksa dan Kecamatan Jambe).

Polsek Cisoka (meliputi Kecamatan Cisoka, Kecamatan Solear, dan Kecamatan Jayanti), Polsek Rajeg, Polsek Kresek (meliputi Kecamatan Kresek dan Kecamatan Gunung Kaler), Polsek Kronjo (meliputi Kecamatan Kronjo dan Kecamatan Mekar Baru), Polsek Pasar Kemis (meliputi Kecamatan Pasar Kemis dan Kecamatan Sindang Jaya), dan Polsek Panongan. (Red)

TAG hukum