Proyek Jalan Malingping-Bayah Disinyalir Ada Mafia, Warga Cilangkahan Minta KPK Turun Tangan

Lebak, Progresnews.com -- Sejumlah Masyarakat Banten Selatan yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Cilangkahan menggelar aksi demo di ruas Jalan Raya Malingping - Bayah tepatnya di Desa Cilangkahan Kecamatan Malingping, Rabu (8/8)

Aksi unjuk rasa tersebut menuntut adanya perbaikan jalan yang saat ini kondisinya sudah memprihatinkan. Padahaln, jalan tersebut baru dibangun akhir tahun 2016. Namun karena kualitasnya sangat rendah, jalan tersebut pun sudah rusak kembali.

Menurut Koordinator aksi Ersya, kualitas jalan yang buruk disinyalir karena adanya mafia dalam pembangunan proyek, sehingga kualitas jalan tidak bertahan lama, “Kami menilai ini ada permainan mafia sehingga kualitas jalan yang dibagun tidak sesuai dengan harapan” kata Ersya disela-sela melakukan aksi unjuk rasa

Ia pun meminta KPK untuk turun langusng melakukan pemeriksaan, dan menangkap siapapun yang ikut mengambi keunungan dalam pengerjaan proyek tersebut.

“Kami mendesak agar KPK segera turun tanggan untuk menindak pelaku proyek jalan di wilayah Banten Selatan. Kami juga sangat menyangkan pada Gubernur Banten yang terkesan tutup mata dan tutup telinga atas permasalahan yang diderita oleh masyarakatnya. Seharusnya sebagai pemimpin daerah dan selaku perpanjangan pemerintah pusat, Gubernur Banten bisa peka terhadap masalah inii” kata Ersya

Sementara itu, salah satu orator dalam demonstrasi tersebut Yeni mengatakan, akibat kelalaian pengerjaan proyek yang selalu dibangga-banggakan oleh Gubernur non-aktif Rano Karno tersebut, banyak pengendara yang mengalami kecelakaan.

“Hampir setiap hari banyak pengendara yang mengalami kecelakan dan juga menjadikan akses perjalanan masyarakat menjadi terganggu. Ruas jalan Malingping - Bayah merupakan akses transportasi vital bagi masyarakat Banten Selatan, jalan ini juga termasuk akses menuju wisata Pantai Sawarna dan jalan lintas provinsi hingga Sukabumi Jawa Barat” kata Yeni. (Red)

TAG hukum
Terpopuler