Cilegon, Progresnews.com -- Rumah Peradaban Banten (RPB) bersama PT. Krakatau Posco Social Enterprise (KPSE) menggelar kelas Argopreneur Sabtu (24/2) di Saung Peradaban Banten. Acara dibuka oleh pimpinan RPB Huluful Fahmi, dilanjutkan di isi oleh pemateri Ilham Mustafa Founder Jawara Banten Farm Agropreneur.

Acara ini dimulai dari pukul 09.00 Wib hingga selesai. Ada sekitar 30 an peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Peserta seluruhnya trainer yang magang pada KPSE.

Dalam sambutannya kang Fahmi biasa dipanggil mengatakan, seluruh stakeholder di Kota Cilegon harus menyiapkan SDM berkualitas agar selain mampu mengisi posisi-posisi strategis di perusahaan yang ada di Kota Baja ini, SDM lokal pun mampu bersaing dengan pekerja pendatang.

"daerah kita kota Cilegon memiliki basis Industri yang padat, sehingga bukan hanya orang lokal Indonesia yang datang kesini, ada banyak orang dari berbagai macam etnis, suku, bangsa, dan negara datang untuk bekerja di daerah kita, sehingga jika kita tidak menyiapkan SDM yang kompetitif maka kita hanya akan menjadi penonton saja" kata kang Fahmi, Sabtu (24/2)

Dalam kesempatan tersebut, Ilham Mustafa yang didaulat sebagai pemateri, mengajak seluruh anak-anak muda untuk melirik sektor entrprenur, karena salah satu indikator kemajuan sebuah bangsa adalah jumlah entrepreneurnya harus tinggi. Iklim industri juga mestinya dapat dijadikan motifasi untuk lebih meningkatkan lagi produk yang kita miliki, dalam konteks agroprenur, kita harus mulai berfikir ke arah agro industri.

"bangsa kita memiliki potensi sumberdaya alam yang berbasis pertanian, kelautan dan keragaman hayati nya, sehingga agropreneur memiliki kesempatan dan potensi untuk dijadikan wilayah bisnis yang menguntungkan" kata Kang Ilham saat mengisi materi.

Kegiatan ini merupakan salah satu program KPSE kepada trainer, untuk memberikan gambaran bahwa selain dunia kerja, juga ada sektor lain yang bisa lebih menguntungkan, yakni entrpreneur. Harapannya selain memiliki kemampuan teknis dibidang kemampuan industri, kelak juga tumbuh kemampuan entrepreneurnya, ujar Agus Afandi CSR dan Humas Officer KPSE. (Red)