Wahidin Halim Minta KPK Buka Cagub Yang Telibat Korupsi

Tangerang, Progresnews.com -- Pernyataan kontroversial Ketua KPK Agus Rahardjo terkait yang akan mengungkap kasus korupsi di Banten usai Pilkada, mendapat respon dari Calon Gubernur Banten Wahidin Halim.

Calon gubernur Banten nomor urut 1 Wahidin Halim yang berpasangan dengan Andika Hazrumy itu pun, meminta KPK untuk membuka siapa cagub yang terlibat korupsi, sebelum dihelatnya Pilgub Banten 15 Februari mendatang.

“Harusnya KPK bisa mengungkap siapa cagub yang dibidik, biar masyarakat lebih tahu pemimpin siapa yang bersih dari korupsi. Kalau setelah Pilkada seolah-olah terkesan menutupi,” tegas Wahidin, Jum'at (2/12).

"Jika akan diungkap setelah berlangsungnya Pilgub Banten, maka yang dikorbankan adalah masyarakat Banten, orang yang mereka pilih justru terlibat kasus korupsi," ujar mantan walikota Tangerang dua periode ini.

Baca Juga : Usai Pilgub Banten 2017, KPK Bidik Rano Karno

Sekadar diketahui, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo akan mengungkap kasus korupsi yang terjadi di pemerintahan Banten. Namun dirinya enggan melakukannya sekarang, mengingat Banten saat ini masih dalam masa Pilkada.

“Kalau diungkap sekarang, takutnya akan dikaitkan ke ranah politik. Soalnya sekarang masih Pilkada. Jadi setelah Pilkada saya akan mengungkap semuanya,” katanya saat menghadiri seminar Tanwir 1 Pemuda Muhammadiyah di Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa kemarin.

Sementara itu, Kuasa Hukum Tubagus Chaeri Wardana alias wawan, Tb. Sukatma meyakini bahwa nama yang dimaksud Ketua KPK adalah Rano Karno. Pasalnya, dari keterangan saksi dalam kasus yang melibatkan kliennya, Rano Karno diketahui menerima aliran dana.

“Saksi yang menyatakan ada aliran dana ke orang itu (Rano Karno-red) bukan hanya satu saksi, tetapi hampir semua saksi menyatakan begitu. Bahkan bukti penyerahan dana (kwitansi, red) ada dan sudah diserahkan kepada penyidik,” ujarnya, Sabtu (26/11)

TAG hukum